Blackberry

Sunday, May 20, 2012

Steve Jobs Movie with Ashton Kutcher to Film in the Original Apple Garage


Aston Kutcher                          Steve Jobs 

The TV movie of Steve Jobs’ life will be going to at least one authentic location to try tell the story.
Five Star Feature Films announced this week that its made-for-TV movie, jOBS: Get Inspired.. will be filming in the original garage at Jobs’ Los Altos, CA childhood home where he and Steve Wozniakfounded Apple.  While the press release states that the project is committed ”to accuracy and authenticity,” there is no word yet on what other real life locations from Jobs’ life will be used in the filming.
For those having trouble keeping track of the competing Steve Jobs films that are currently being worked on, jOBS is the one starring Ashton Kutcher, and before now it wasn’t clear that this will be a TV film.  We saw pictures just last week of Kutcher in his Steve Jobs costume, and we now know that the film will cover his life from 1971 to 2000.  This means it should cover the founding of Apple, his departure from the company, the founding of Pixar & NeXT and his eventual return to his original company.
The other film currently being worked on is from Sony and is the official adaptation of Walter Isaacson’s biography of Jobs.  Aaron Sorkin has been hired to write the screenplay, and Steve Wozniak has been brought on as a consultant for the film.
jOBS is expected to air on television some time this fall while no release date has been announced of yet for the Sony project.

via TechnoBuffalo

Motorola: Some Phones Don’t Get ICS Because the OS Won’t Improve Them



Motorola’s Ice Cream Sandwich update schedule is looking mighty fine for owners of devices like the RAZR, RAZR MAXX and Droid 4. But what about those handsets that didn’t make the cut? What about the Droid 3 or Droid X2? Motorola doesn’t feel like Google’s latest OS will “improve” those devices. “If we determine [improvement] can’t be done—well then, we’re not able to upgrade that particular device.” How about that, Droid 3 and Droid X2 owners? What Motorola probably means to say is that the process it takes to develop, test and release Android 4.0 for older devices costs too much, and it would rather focus on newer releases. Either that, or Motorola is honestly trying to convince people that Ice Cream Sandwich won’t improve their phones.

Saturday, May 19, 2012

Flashback Friday: Super Nintendo


You can keep all of your modern gaming systems because I will argue until the end of time that the Super Nintendo was one of the best gaming systems ever released.
Whether you call it the Super Famicom in Japan or the Super Nintendo in the United States, the early 1990′s console from Nintendo was hands-down one of the best ever released.  Sure it was limited by its cartridges, but it was still a killer system with a library of games that could make you go nearly broke buying all of the awesome titles that came out.  To this day I still have my original SNES, and it is still hooked up to a television.  While it may not see as much action as my Xbox 360, it does see me turning it on a lot more than my Wii.
Compared to the original Nintendo system, the SNES represented a stunning leap in technology from the graphics to controllers that felt far more natural in the hand.  It was just an all around awesome system that I am still proud to say I own.
I would also go so far as to say, if I could only take one gaming system with me to a deserted island (yeah yeah, just assume I have a power source some how), it would be this one.
via TechnoBuffalo

Wednesday, April 4, 2012

Kurang dari Sehari, Instagram untuk Android Telah Diunduh Lebih dari 1 Juta Kali


Aplikasi Instagram telah diluncurkan kemarin setelah dikembangkan selama beberapa bulan. Aplikasi yang sangat populer di platform iOS ini ternyata juga mampu menarik minat pada pemilik handset Android, terbukti dari jumlah unduhan yang mencapai di atas 1 juta kali kurang dari 24 jam sejak tersedia di Google Play.
Aplikasi ini diperkirakan mampu menarik banyak peminat setidaknya karena dua alasa. Alasan pertama adalah kemampuan editing di Android yang mumpuni sedangkan alasan kedua adalah karena aplikasi ini bisa diunduh secara gratis. Terlebih, aplikasi ini memiliki kompatibilitas luas bahkan bisa digunakan di Android 2.2 dan mendukung OpenGL ES 2.0.

Diperkirakan, aplikasi Instagram akan mampu meraih angka unduhan 30 juta kali seperti halnya di Apple App Store. Namun demikian hal ini masih perlu waktu untuk dibuktikan. Apakah aplikasi ini mampu mengalahkan dominasi Angry Birds?

Saturday, March 31, 2012

Bos Facebook Ramah Tamah dengan PM Jepang




Setelah berkunjung ke China, Mark Zuckerberg melanjutkan perjalanannya ke Jepang. Di negeri Sakura, bos Facebook ini diundang berkunjung ke kediaman kepala pemerintahan Jepang, yaitu Perdana Menteri Yoshihiko Noda.

Zuckerberg pun disambut dengan ramah oleh Noda. "Rasanya lucu melihat Anda di sini karena saya sudah melihat film Anda," kata Noda. Film yang dimaksudnya adalah 'The Social Network' yang menceritakan sejarah Facebook.

"Sangat berbeda," balas Zuckerberg sambil tertawa. Tidak seperti biasanya yang berpenampilan kasual, Zuckerberg tampil dengan setelan resmi dalam kunjungan tersebut.

Noda berterimakasih pada Zuckerberg terkait peran Facebook sebagai media komunikasi saat bencana gempa dan tsunami di Jepang beberapa waktu lampau. Pengguna Facebook di Jepang memang terus bertumbuh.

Pertumbuhan pengguna Facebook di negeri ini awalnya cukup lambat. Namun tahun lalu, angka pertumbuhannya berlipat dua sejak bencana terjadi. Sebab penduduk setempat memanfaatkan Facebook sebagai sarana berhubungan dengan orang terdekat.

"Dengan lebih dari 10 juta pemakai Facebook di Jepang, komunitas developer yang sehat dan pasar mobile yang maju, Jepang adalah negara yang penting bagi Facebook," kata juru bicara Facebook, Dobbie Frost.

Sunday, March 25, 2012

BTS XL Disambar Petir


Samarinda - Base Transceiver Station (BTS) operator seluler XL Axiata di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), tersambar petir menyusul hujan deras yang terjadi, Sabtu (24/03/2012). Akibatnya, layanan XL lumpuh sekitar 5 jam.

Pengamatan 
detikINET, di tengah guyuran hujan deras disertai angin kencang dan petir, sinyal XL di layar ponsel tertulis 'no network' yang terjadi sekitar pukul 17.30 WITA.

Praktis, seluruh layanan baik 
voice, SMS dan data, tidak bisa digunakan bagi pelanggan XL se-Samarinda. Kondisi itu juga berimbas terhadap lumpuhnya layanan operator selular Axis, yang menjadikan XL sebagai mitra penyedia jaringan di Samarinda.

Ketika dihubungi, General Manager FOC (Field Operation and Construction) XL North Region Suryansyah, membenarkan kejadian itu. Menurut dia, yang tersambar petir adalah site BTS di kawasan Sempaja, Samarinda.

"Kebetulan BTS yang mengalami masalah (tersambar petir-red.) adalah tempatnya BSC (Base Station Controller). Jadi, BTS di Samarinda, dikontrol dan masuk BSC itu," kata Suryansyah, Sabtu (24/03/2012) malam WITA.

Diterangkan Suryansyah, akibat dari kejadian yang menimpa site BTS sekaligus sebagai BSC itu, praktis melumpuhkan layanan XL bagi seluruh pelanggannya di Samarinda dalam beberapa jam disebabkan ketiadaan sinyal.

"Selain suplai listrik terhenti, masalah di mesin genset juga mengenai dinamo stater dan relay-relaynya. Jadi butuh waktu untuk perbaikan dan menormalkan kondisinya," lanjutnya.

"Saat powernya 
fail (gagal), maka tidak ada suplai listrik ke BSC sehingga BTS-BTS lain ikut berhenti beroperasi," tambah Suryansyah.

Kejadian itu dinilai sebagai pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak terulang. Setelah tim teknis network berupaya keras untuk memulihkan operasional BTS, layanan pun kembali normal sekitar pukul 22.38 WITA atau sekitar 5 jam pasca sambaran petir menimpat BTS tersebut.

"Kejadian ini, disebabkan faktor alam. Ke depannya akan kita benahi supaya tidak terjadi lagi masalah yang sama. Sekali lagi, ke depan kita perbaiki," Suryansyah menandaskan.

Telkomsel Uji Mini BTS 3G untuk Rumah & Kantor



Jakarta - Telkomsel telah merampungkan uji coba implementasi jaringan 3G melalui Femtocell. Ini merupakan stasiun pemancar selular yang kecil (Mini BTS 3G) yang beroperasi di spektrum berlisensi dan biasanya dirancang untuk digunakan di rumah atau kantor.

Ricardo Indra, Head of Corporate Communications Division mengatakan, Femtocell adalah sebuah perangkat jaringan yang berbasis teknologi 3G untuk memperluas coverage di dalam bangunan, sehingga mendapatkan akses komunikasi tak terbatas.

"Penggunaan Femtocell dilakukan pada area residential seperti perumahan,
high rise building, apartemen dan lainnya, juga di daerah central business district, untuk mempercepat akses komunikasi bisnis (enterprise segment)," tukasnya, dalam keterangan tertulis.

Femtocell menggunakan jaringan broadband Telkomsel, melalui Digital Subscriber Line (xDSL) atau Hybrid Fiber Coaxial (TV Kabel), dengan desain terkini yang mendukung 2 sampai 4 ponsel aktif dalam pengaturan 
residential, dan 8 hingga 32 ponsel aktif dalam pengaturan enterprise.

Salah satu pengembangan Femtocell juga memiliki beberapa kapabilitas 
value added service seperti home monitoring yang berfungsi sebagai detektor untuk memberikan informasi mengenai situasi di rumah melalui sms atau video yang dikirimkan kepada pelanggan yang tidak berada di tempat.

Manfaat Femtocell antara lain meningkatkan kualitas jaringan yang dihasilkan ketika berada dalam rumah/bangunan. Selain itu juga mampu melakukan ekspansi jaringan di tempat yang tepat dengan tambahan sel dan peningkatan kapasitas, serta akurasi lokasi di mana aktivitas pelanggan berada.

Dalam pengembangan layanan Femtocell selanjutnya, pelanggan akan dapat dengan mudah menginstal Mini BTS 3G ini, sekaligus mengoperasikannya sendiri secara langsung serta mendapatkan kecepatan akses yang diinginkan.

Hanya saja ujung-ujungnya, dengan alasan untuk memaksimalkan deployment konvergensi perangkat 3G makro dengan Femtocell (3G mikro), Telkomsel membutuhkan penambahan bandwidth frekuensi karena apabila hanya mengandalkan frekuensi existing maka akan ada potensi gangguan pada 3G makro yang ada.

Saat ini Telkomsel memiliki 9.500 Node B atau BTS 3G dan tahun 2012 akan menambahkan BTS 3G sekitar 40% dari existing BTS 3G sebelumnya, dengan 27 Serving GPRS Support Node (SGSN) dan 10 Gateway GPRS Support Node (GGSN) yang telah ada.